Mesin Pengering Model Putar

Pengeringan adalah suatu cara untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air dari suatu bahan dengan penguapan melalui pengunaan energi panas. Kandungan air tersebut dikurangi sampai batas tertentu sehingga mikroorganisme tidak dapat tumbuh lagi didalamnya. Pengeringan pada industri biasanya menggunakan suatau alat salah satunya dengan menggunakan rotary dryer. Rotary dryer bekerja menggunakan aliran panas yang mengalir dimana terjadi kontak dengan bahan yang akan dikeringkan. Pengering rotary dryer digunakan untuk mengeringkan bahan yang berbentuk bubuk, granula, gumpalan partikel padat dalam ukuran besar. Pengeringan pada rotary dryer dilakukan pemutaran berkali-kali sehingga tidak hanya permukaan atas yang mengalami proses pengeringan, namun juga pada seluruh bagian yaitu atas dan bawah secara bergantian,  sehingga pengeringan menggunakan alat ini lebih merata dan lebih banyak mengalami penyusutan.

 

Rotary dryer adalah salah satu jenis mesin pengering yang secara khusus digunakan untuk mengeringkan aneka bahan padatan biasanya berbentuk tepung atau granul/butiran.

Bahan padatan dimasukkan dari ujung inlet melalui screw conveyor dan dikeringkan sepanjang tabung/drum yang berputar. Adanya kemiringan tabung dan sirip-sirip di dalam tabung/drum menyebabkan bahan akan keluar menuju ujung screw conveyor outlet. Penggunaan DCS (Distributed Control System) bertujuan untuk mengendalikan proses manufaktur secara terus menerus atau batch-oriented.

DCS adalah suatu sistem kendali terpadu secara otomatis. Rotary dryer paling cocok untuk mengeringkan material yang tidak mudah pecah dan tahan terhadap panas serta membutuhkan waktu untuk pengeringan yang cepat.

 

Rotary Dryer memiliki keunggulan diantaranya:

 

  1. Dapat mengeringkan baik lapisan luar ataupun dalam dari suatu padatan
  2. Proses pencampuran yang baik
  3. Memastikan bahwa terjadinya proses pengeringan bahan yang merata
  4. Menghasilkan efisiensi panas tinggi dan kesinambungan operasi.
  5. Dapat mengeringkan baik lapisan luar ataupun dalam dari suatu padatan
  6. Penanganan bahan yang baik sehingga menghindari terjadinya atrisi
  7. Proses pencampuran yang baik, memastikan bahwa terjadinya proses pengeringan bahan yang seragam/merata
  8. Efisiensi panas tinggi
  9. Operasi sinambung
  10. Instalasi yang mudah
  11. Menggunakan daya listrik yang sedikit

 

Contoh Mesin Pengering Padi dan Jagunf Model Putar (Rotary Dryer)

 

Contoh Mesin Pengering Padi dan Jagung Model Putar (Rotary Dryer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *